DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam https://jurnaldhabit.web.id.dhabit.web.id/index.php/dhabit <p>Jurnal Pendidikan Islam “Dhabit” merupakan wahana untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil penelitian, kajian dan gagasan di bidang pendidikan Islam. Tujuannya adalah untuk memaparkan, mengeksplorasi, mengembangkan penelitian dan pengetahuan tentang berbagai topik serta persoalan pendidikan Islam secara otentik, cermat dan menginspirasi.</p> <p>Jurnal Pendidikan Islam “Dhabit” diterbitkan oleh Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI Propinsi Jawa Tengah secara berkala 2 (dua) kali dalam setahun, yakni pada bulan Juni dan Desember. Dengan <a title="p-ISSN Dhabit" href="https://issn.brin.go.id/">ISSN 2809-3364</a> berdasarkan SK Nomor: 0005.2809168X/K.4/SK.<span class="il">ISSN</span>/<wbr />2021.12 dan <a title="e-ISSN Dhabit" href="https://issn.brin.go.id/">e-ISSN 2809-168X</a> berdasarkan SK Nomor: 0005.2809168X/K.4/SK.<span class="il">ISSN</span>/<wbr />2021.12. <a href="https://batiktoto1.com/">batiktoto</a> Jurnal ini dikelola oleh dewan penyunting dan mitra bestari handal, dari guru-guru berprestasi dan PTAI di Propinsi Jawa Tengah. Selain itu, jurnal ini menjadi wadah publikasi bagi akademisi (guru/ dosen), praktisi dan peneliti dari berbagai lembaga pendidikan negeri maupun swasta seluruh Indonesia.</p> Kementerian Agama Prov Jawa Tengah en-US DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam 2809-3364 Halaman Depan https://jurnaldhabit.web.id.dhabit.web.id/index.php/dhabit/article/view/156 <p>.</p> Admin Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 6 1 PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PEMAHAMAN NILAI MORAL SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS VIII MTS MIFTAHUL HUDA KOSGORO https://jurnaldhabit.web.id.dhabit.web.id/index.php/dhabit/article/view/146 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media audio visual terhadap pemahaman nilai moral siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas VIII MTs Miftahul Huda Kosgoro. Permasalahan penelitian difokuskan pada tiga hal, yaitu: (1) perkembangan pemahaman nilai moral siswa sebelum penggunaan media audio visual, (2) pelaksanaan penggunaan media audio visual dalam pembelajaran PAI, dan (3) peningkatan pemahaman nilai moral siswa setelah penggunaan media audio visual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment design menggunakan nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 62 siswa yang terbagi dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar dan tes hasil belajar (pretest-posttest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audio visual berbasis video YouTube berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar dan hasil belajar siswa. Uji Independent Sample T Test menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,035 untuk motivasi belajar dan 0,022 untuk hasil belajar, sehingga Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual efektif dalam meningkatkan pemahaman nilai moral siswa melalui peningkatan motivasi dan hasil belajar pada pembelajaran PAI.</em></p> Alvi Miftah Umi Febriana Muslihun Ashari Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 6 1 1 17 METODE CARD SORT DALAM PEMBELAJARAN ILMU TAJWID UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA https://jurnaldhabit.web.id.dhabit.web.id/index.php/dhabit/article/view/147 <p><em>Kajian ilmiah ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran Card Sort (ortografi kartu) dalam meningkatkan pemahaman ilmu tajwid serta hasil belajar siswa pada materi hukum bacaan mad dan waqaf kelas IX di SMP Negeri 2 Pangkah Kabupaten Tegal. Latar belakang penulisan ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam melafalkan dan mengklasifikasikan hukum bacaan Al-Qur'an secara benar akibat kejenuhan metode ceramah konvensional. Pendekatan yang digunakan dalam artikel ini adalah deskriptif analitis dengan memaparkan data hasil tindakan kelas dari satuan pendidikan penulis. Strategi Card Sort diimplementasikan melalui pemisahan kartu induk (kategori hukum bacaan) dan kartu rincian (contoh ayat), di mana siswa dituntut bergerak aktif berkolaborasi mencari pasangan kartu yang sinkron. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan ketuntasan klasikal belajar siswa secara signifikan yang disertai peningkatan gairah serta keaktifan belajar siswa di kelas. Suasana kelas bertransformasi menjadi lebih kooperatif, interaktif, dan loyal dalam ingatan memori jangka panjang siswa. Simpulan dari penelitian ini membuktikan bahwa metode Card Sort sangat efektif sebagai solusi alternatif guru dalam mengatasi kesulitan belajar membaca Al-Qur'an sesuai kaidah ilmu tajwid bagi siswa sekolah menengah.</em></p> Siti Munzilah Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 6 1 18 26 JALUR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MASYARAKAT PESISIR SELATAN PURWOREJO https://jurnaldhabit.web.id.dhabit.web.id/index.php/dhabit/article/view/148 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pemahaman dan jalur-jalur alternatif pendidikan Islam pada masyarakat pesisir selatan Purworejo, serta menjelaskan bagaimana praktik tersebut terbentuk dalam konteks sosial-budaya setempat. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada anggapan umum bahwa pendidikan Islam hanya diperoleh melalui lembaga formal seperti pesantren atau sekolah agama, serta adanya pemahaman sempit tentang Islam yang terbatas pada aspek ritual dan simbolik. Selain itu, masih berkembangnya dikotomi sosial seperti santri, abangan, dan priyayi turut memengaruhi cara pandang masyarakat terhadap pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat seperti kiai, dukun, kasepuhan, dan aparat desa, serta didukung dengan teknik triangulasi untuk memastikan validitas data. Secara teoretis, penelitian ini menggunakan kerangka teori pendidikan Islam sebagai proses bimbingan jasmani dan rohani berdasarkan ajaran Islam, serta teori pribumisasi Islam yang menekankan integrasi antara nilai-nilai Islam dan budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat pesisir selatan Purworejo memiliki pemahaman pendidikan Islam yang bersifat kontekstual, terbuka, dan tidak terbatas pada teks formal. Pendidikan Islam dipraktikkan melalui nilai-nilai kehidupan sehari-hari seperti kejujuran, kesederhanaan, dan rasa syukur, serta melalui tradisi lokal seperti tirakat dan praktik spiritual. Islam dipahami sebagai ruang komunikasi, diskusi, dan kritik yang konstruktif, bukan sebagai sistem yang tertutup. Selain itu, jalur pendidikan Islam dalam masyarakat ini tidak hanya melalui lembaga formal, tetapi juga melalui keluarga, lingkungan sosial, tokoh masyarakat, serta media sosial. Temuan lain menunjukkan bahwa praktik pendidikan Islam di masyarakat tersebut merupakan hasil dari proses historis yang melibatkan peran tokoh pendahulu serta internalisasi nilai budaya lokal. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan Islam memiliki beragam jalur dan bentuk yang kontekstual, serta tidak dapat dipahami secara tunggal atau sempit. </em></p> Sulis Rokhmawanto Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 6 1 27 37 MODEL PENDIDIKAN KARAKTER HOLISTIK MELALUI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi di MTs Istimewa PP. Amanatul Ummah Pacet Mojokerto) https://jurnaldhabit.web.id.dhabit.web.id/index.php/dhabit/article/view/149 <p><em>Pendidikan karakter merupakan salah satu tujuan utama pendidikan nasional. Namun, implementasi pendidikan karakter di berbagai lembaga pendidikan sering kali masih dilakukan secara parsial dan belum terintegrasi secara menyeluruh dalam proses pembelajaran maupun kehidupan peserta didik. Di sisi lain, lembaga pendidikan berbasis pesantren memiliki karakteristik yang memungkinkan pengembangan pendidikan karakter secara holistik melalui integrasi pembelajaran, pembiasaan, dan pembinaan kehidupan santri. Meskipun demikian, kajian mengenai model pendidikan karakter holistik yang diimplementasikan melalui Pendidikan Agama Islam di lingkungan madrasah berbasis pesantren masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pendidikan karakter holistik melalui Pendidikan Agama Islam di MTs Istimewa PP. Amanatul Ummah Pacet Mojokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru, pembina asrama, dan peserta didik. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mengkaji kebijakan pendidikan, materi pembelajaran, metode, nilai-nilai karakter, serta implementasi model pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang diterapkan merupakan model pendidikan karakter holistik integratif berbasis pesantren yang memadukan sistem madrasah dan pesantren secara terpadu. Pendidikan Agama Islam berfungsi sebagai nilai inti yang menjiwai seluruh aktivitas pendidikan, baik dalam pembelajaran formal, kurikulum mu‘?dalah, maupun kehidupan santri selama 24 jam. Materi disusun secara integratif antara kurikulum nasional dan pesantren, sedangkan metode meliputi nasihat, motivasi, pembiasaan, keteladanan, serta sistem penghargaan dan hukuman edukatif. Nilai karakter yang dikembangkan mencakup religiusitas, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan ukhuwah. Model ini efektif dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlakul karimah.</em></p> Shobichatul Muniroh Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 6 1 38 53 GAMIFIKASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI): UPAYA MENINGKATKAN KETERLIBATAN AKTIF SISWA DI SMP NEGERI 3 BUMIJAWA https://jurnaldhabit.web.id.dhabit.web.id/index.php/dhabit/article/view/150 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dan dampak penerapan metode gamifikasi dalam meningkatkan keterlibatan aktif siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 3 Bumijawa. Latar belakang penelitian ini berakar dari rendahnya motivasi belajar siswa, kejenuhan terhadap metode ceramah konvensional, serta persepsi bahwa materi PAI cenderung padat hafalan dan teoretis. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif, data dikumpulkan menggunakan teknik observasi kelas, wawancara mendalam kepada perwakilan siswa, serta studi dokumentasi terhadap rencana pelaksanaan pembelajaran dan hasil evaluasi digital. Implementasi gamifikasi dilakukan dengan mengintegrasikan elemen mekanika gim—seperti tantangan (challenges), sistem poin (points), umpan balik instan (immediate feedback), dan papan peringkat (leaderboards)—yang difasilitasi oleh platform digital Educaplay dan piranti visual Canva. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan gamifikasi secara signifikan mampu meningkatkan motivasi intrinsik dan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Atmosfer kelas bergeser menjadi lebih dinamis dan kompetitif secara positif. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan perangkat gawai dan kestabilan jaringan internet, gamifikasi menggunakan platform ini terbukti menjadi strategi inovatif yang efektif untuk mengontekstualisasikan materi PAI di tingkat sekolah menengah pertama.</em></p> Khapid Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 6 1 54 60 STRATEGI GURU FIQIH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI UBUDIYAH SISWA DI MTs DARUL HIKAM TEBO JAMBI https://jurnaldhabit.web.id.dhabit.web.id/index.php/dhabit/article/view/151 <p><em>Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru fiqih dalam meningkatkan kompetensi ubudiyah siswa di MTs Darul Hikam Tebo Jambi serta dampaknya terhadap pengamalan ibadah siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru fiqih menerapkan berbagai strategi pembelajaran, antara lain ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi ibadah, pembelajaran kontekstual, dan evaluasi berbasis praktik ibadah. Strategi tersebut mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi fiqih, memperkuat pengamalan ibadah, serta membentuk karakter spiritual siswa. Faktor pendukung meliputi dukungan madrasah, fasilitas ibadah yang memadai, dan keterlibatan siswa dalam kegiatan keagamaan. Adapun faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan tingkat pemahaman siswa, dan keterbatasan sumber belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran fiqih yang aktif, kontekstual, dan berbasis pengalaman memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kompetensi ubudiyah siswa.</em></p> Ali Rohmad Fadly Ustman Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 6 1 61 73 STUDI KOMPARATIF EKSISTENSI SISTEM PENDIDIKAN PESANTREN MODERN DAN SISTEM PENDIDIKAN SALAFI DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN UNTUK MENCETAK SANTRI TAFAQQUH FIDDIN https://jurnaldhabit.web.id.dhabit.web.id/index.php/dhabit/article/view/152 <p><em>Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran strategis dalam mencetak generasi Muslim yang berilmu, berakhlak, dan memiliki pemahaman keagamaan yang mendalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan dan persamaan sistem pendidikan pesantren modern dan pesantren salafi dalam meningkatkan mutu pendidikan untuk mencetak santri tafaqquh fiddin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi komparatif berbasis studi kepustakaan. Fokus penelitian meliputi kurikulum, sistem pembelajaran, orientasi lulusan, faktor-faktor yang mendorong pertumbuhan dan kebertahanan pesantren, strategi mempertahankan identitas di tengah globalisasi, serta dampaknya terhadap masyarakat Muslim dan sistem pendidikan nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren modern mengintegrasikan pendidikan agama dan ilmu umum melalui kurikulum formal yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sedangkan pesantren salafi mempertahankan tradisi pengkajian kitab kuning sebagai inti pendidikan. Meskipun terdapat perbedaan dalam kurikulum, metode pembelajaran, dan orientasi lulusan, kedua model pesantren memiliki tujuan yang sama, yaitu membentuk santri yang memiliki kedalaman ilmu agama, akhlak mulia, dan kemampuan mengamalkan ajaran Islam secara kaffah. Keberlangsungan kedua model pesantren didukung oleh kemampuan adaptasi terhadap perubahan sosial serta komitmen dalam menjaga nilai-nilai keislaman. Temuan penelitian menegaskan bahwa pesantren modern dan salafi sama-sama berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan Islam dan penguatan sistem pendidikan nasional.</em></p> Ibno Faqih Lu’lu’il Maknuun Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 6 1 74 87 IMPLEMENTASI NILAI PENDIDIKAN KARAKTER SISWA DI MI TANWIRUI HIJA SEIOREJO KECAMATAN BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO https://jurnaldhabit.web.id.dhabit.web.id/index.php/dhabit/article/view/153 <p><em>Pendidikan karakter merupakan aspek fundamental dalam pembentukan kepribadian peserta didik yang berfungsi sebagai fondasi bagi perkembangan moral, sosial, dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, implementasi, dan hasil implementasi nilai-nilai pendidikan karakter siswa di MI Tanwirul Hija Selorejo Baureno Bojonegoro. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru, dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pendidikan karakter dilakukan secara sistematis melalui integrasi nilai karakter dalam kurikulum, silabus, RPP, serta program sekolah. Implementasi pendidikan karakter dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan, penguatan budaya sekolah, dan integrasi dalam proses pembelajaran. Nilai karakter yang menjadi fokus pengembangan meliputi religius, disiplin, tekun, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab. Hasil implementasi menunjukkan adanya perubahan perilaku siswa ke arah yang lebih positif, meningkatnya kedisiplinan, tanggung jawab, semangat belajar, serta terbentuknya budaya religius di lingkungan madrasah. Keberhasilan implementasi pendidikan karakter didukung oleh sinergi antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat.</em></p> Muchammad Afif Bustomi Zakariyah Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 6 1 88 100 PENERAPAN METODE IQRO TERHADAP KEMAMPUAN BACA AL-QUR’AN SISWA KELAS TAHFIDZ SMP IT BATUJAYA KARAWANG https://jurnaldhabit.web.id.dhabit.web.id/index.php/dhabit/article/view/154 <p><em>Kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh setiap peserta didik Muslim sebagai landasan dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam. Namun, masih ditemukan peserta didik yang mengalami kesulitan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid dan makharijul huruf. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Iqro terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas Tahfidz SMP IT Batujaya Karawang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru tahfidz, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Iqro memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa. Metode ini membantu peserta didik mengenal huruf hijaiyah, memahami kaidah bacaan secara bertahap, serta meningkatkan kelancaran membaca Al-Qur’an dengan tartil. Selain itu, metode Iqro juga mendukung keberhasilan program tahfidz karena siswa memiliki dasar bacaan yang baik sebelum menghafal Al-Qur’an. Penerapan metode Iqro tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga menumbuhkan motivasi belajar, kesadaran beragama, dan sikap positif terhadap pembelajaran Al-Qur’an.</em></p> Shohifatussa’adah Fadly Ustman Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 6 1 101 112 MANAJEMEN KEDISIPLINAN BERBASIS DIGITAL DALAM PENDIDIKAN ISLAM (Analisis Habitus Guru SMPN 3 Leksono Menghadapi Rigiditas E-Presensi) https://jurnaldhabit.web.id.dhabit.web.id/index.php/dhabit/article/view/155 <p><em>Transformasi digital birokrasi melalui implementasi sistem e-presensi membawa perubahan mendasar pada paradigma kedisiplinan aparatur sipil negara, yang dalam konteks pendidikan Islam beririsan dengan konsep amanah dan etos kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kedisiplinan berbasis digital melalui pergeseran habitus disiplin guru di SMP Negeri 3 Leksono Kabupaten Wonosobo, serta mengidentifikasi strategi adaptasi guru dalam menghadapi rigiditas sistem berbasis geofencing dan face recognition dari perspektif Pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan spesifikasi analisis dokumen (document analysis) yang diverifikasi melalui pengamatan kontekstual sosiologis-religius. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya devaluasi modal sosial tradisional yang digantikan oleh kebutuhan atas modal tekno-institusional. Benturan budaya ini memaksa lahirnya embodied habitus baru berupa ritual mekanis "berburu sinyal" demi pemenuhan formalitas birokratis. Meskipun sistem berhasil menciptakan ketetapan waktu matematis yang objektif, kedisiplinan yang terbentuk cenderung bersifat formalitas-birokratis lahiriah, yang menuntut adanya reorientasi nilai spiritual agar tidak menggerus esensi keikhlasan pendidik muslim. Ketegangan psikologis (technostress) diantisipasi secara mandiri melalui restrukturisasi waktu domestik (buffer time) serta penguatan solidaritas kolektif (ukhuwah Islamiyah) antar-guru.</em></p> Ratna Sundari Puspitosari Copyright (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 6 1 113 125